Skip to content
Home » bali mental health clinic

bali mental health clinic

Membangun Karakter Mahasiswa Tangguh dan Mantap Jiwa: Bukan Sekadar Kebal, Tapi Berani Pulih

Oleh: dr. Gusti Rai Wiguna, Sp.KJ | Website: www.psikiaterbali.com Sharing Mahasiswa Baru: Membangun Karakter Mahasiswa yang Tangguh & Mantap Jiwa (Institut Seni Indonesia). Memasuki dunia perkuliahan terutama di kampus seni membawa tantangan mental tersendiri. Kritik terbuka terhadap karya, persaingan bakat yang terlihat jelas, hingga… Read More »Membangun Karakter Mahasiswa Tangguh dan Mantap Jiwa: Bukan Sekadar Kebal, Tapi Berani Pulih

Alasan Banyak Orang Berhenti Antidepresan Diam-Diam: Antara Efek Samping dan Kebutuhan Komunikasi

Oleh: dr. Gusti Rai Wiguna, Sp.KJ | Website: www.psikiaterbali.com Banyak pasien depresi memilih untuk menghentikan konsumsi obat antidepresan secara mendadak dan diam-diam. Langkah ini sering kali diambil bukan karena rasa depresi telah sepenuhnya pulih, melainkan karena hadirnya efek samping yang enggan atau malu… Read More »Alasan Banyak Orang Berhenti Antidepresan Diam-Diam: Antara Efek Samping dan Kebutuhan Komunikasi

Mengenal Prolonged Grief Disorder dan Duka yang Tidak Diakui (Disenfranchised Grief)

Oleh: dr. Gusti Rai Wiguna, Sp.KJ | Website: www.psikiaterbali.com Sejak tahun 2022, frasa “terlalu lama berduka” tidak lagi sekadar menjadi ruang perdebatan emosional, melainkan resmi masuk sebagai kriteria diagnosis medis. Fenomena ini sering kali menimbulkan penolakan publik: Apakah pantas jika rasa rindu dan kesedihan… Read More »Mengenal Prolonged Grief Disorder dan Duka yang Tidak Diakui (Disenfranchised Grief)

Depresi Pascamelahirkan pada Ayah: Gejala, Riset, dan Dampak yang Sering Terabaikan

Oleh: dr. Gusti Rai Wiguna, Sp.KJ | Website: www.psikiaterbali.com Saat menyambut kelahiran buah hati, fokus perhatian medis maupun lingkungan sosial hampir seluruhnya tertuju pada kondisi kesehatan ibu dan bayi. Masalahnya, ada satu kondisi kesehatan mental yang kerap kali tidak pernah ditanyakan oleh siapa… Read More »Depresi Pascamelahirkan pada Ayah: Gejala, Riset, dan Dampak yang Sering Terabaikan

Efek Samping Psikoterapi yang Jarang Dibicarakan: Mengapa Terapi Tidak Selalu Terasa Nyaman?

Oleh: dr. Gusti Rai Wiguna, Sp.KJ | Website: www.psikiaterbali.com Ketika mendengar kata “efek samping”, kita biasanya langsung membayangkan daftar reaksi klinis pada kemasan obat. Namun, tahukah Anda bahwa psikoterapi—seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT)—juga memiliki efek samping? Psikoterapi adalah salah satu intervensi kesehatan mental paling efektif… Read More »Efek Samping Psikoterapi yang Jarang Dibicarakan: Mengapa Terapi Tidak Selalu Terasa Nyaman?

Ketika “Sembuh Terlalu Cepat” dari Depresi Perlu Diwaspadai: Mengenal Efek Antidepresan dan Hipomania

Oleh: dr. Gusti Rai Wiguna, Sp.KJ | Website: www.psikiaterbali.com Ketika “Sembuh Terlalu Cepat” dari Depresi Perlu Diwaspadai: Mengenal Efek Antidepresan dan Hipomania Merespons pengobatan depresi adalah harapan semua orang. Namun, bagaimana jika hanya dalam 3 hari setelah meminum antidepresan, Anda tiba-tiba merasa super… Read More »Ketika “Sembuh Terlalu Cepat” dari Depresi Perlu Diwaspadai: Mengenal Efek Antidepresan dan Hipomania

“Kalau ADHD Anda bisa didiagnosis hanya dalam 15 menit… saya justru akan khawatir.”

Oleh: dr. Gusti Rai Wiguna, Sp.KJ | Website: www.psikiaterbali.com Di era media sosial saat ini, ADHD telah menjadi topik yang sangat populer. Anda mungkin menonton video berdurasi singkat, merasa relevan dengan beberapa gejalanya, dan tiba-tiba merasa memiliki label tersebut. Meskipun kesadaran akan kesehatan… Read More »“Kalau ADHD Anda bisa didiagnosis hanya dalam 15 menit… saya justru akan khawatir.”

Kenapa Kita Lebih Mudah Marah ke Pasangan? Bukan Selalu Karena Hubungan Toxic

Oleh: dr. Gusti Rai Wiguna, Sp.KJ | Website: www.psikiaterbali.com Kenapa ke orang lain baik, tapi ke pasangan justru paling mudah marah? Pernahkah Anda merasa bahwa Anda sangat sabar dan suportif kepada rekan kerja atau teman, namun sangat mudah terpancing emosi ketika berhadapan dengan pasangan… Read More »Kenapa Kita Lebih Mudah Marah ke Pasangan? Bukan Selalu Karena Hubungan Toxic

Terjebak Toxic di Media Sosial? Waspadai Dampak “Self-Diagnosis” pada Hubunganmu

Oleh: dr. Gusti Rai Wiguna, Sp.KJ | Website: www.psikiaterbali.com Pernahkah Anda merasa bahwa pasangan Anda memiliki “gangguan kepribadian” hanya setelah menonton satu video pendek di TikTok atau Instagram? Di era digital saat ini, media sosial memang memudahkan kita mengakses informasi psikologi. Namun, ada… Read More »Terjebak Toxic di Media Sosial? Waspadai Dampak “Self-Diagnosis” pada Hubunganmu

Kalau Otakmu Bisa Mengirim Pesan di WhatsApp, Apa Isinya? Mengenal Sinyal Burnout

Oleh: dr. Gusti Rai Wiguna, Sp.KJ | Website: www.psikiaterbali.com Kita sering memperlakukan otak seperti mesin yang bisa bekerja terus-menerus tanpa henti. Kita memaksanya lembur, mengabaikan tanda-tanda kelelahan, dan sering kali menyalahkan diri sendiri saat performa menurun dengan menyebut diri kita “malas” atau “tidak… Read More »Kalau Otakmu Bisa Mengirim Pesan di WhatsApp, Apa Isinya? Mengenal Sinyal Burnout